Now reading
Write The Future – Changing Pace (2017) : Sekencang Kuda

Write The Future – Changing Pace (2017) : Sekencang Kuda

 

Don’t  Judge the book by its cover  ternyata tidak berlaku bagi Write The Future – Changing Pace. Cover bergambar sekerumunan kuda yang sedang berlari seakan menjelaskan dengan jelas tempo dan intensitas album ini secara umum.

Dari track  awal album ini, yaitu “Below Your Feet”, WTF sudah menekankan bahwa album ini memberi porsi lebih pada unsur loud dan punk dari pop-punk yang diusung Dandy Gilang (vokal), Risang (gitar, vokal), Dimas FA (gitar 2), Yoga (bass), dan Gusti Agung W (Drum). “Below Your Feet” juga menekankan bahwa album ini juga berisi amarah dan kekesalan, mengingat juga ada unsur emotive yang soft-loud dynamicnya kental di band ini. “Below Your Feet” dengan “…you won’t give up till I give in/you will keep on tearing up my skinatau “…my anger are your desire to fulfill (disini saya tersandung dengan grammatical error untuk lagu pertama, anger is singular). Kemudian dilanjutkan ke “Cherish” yang lebih bertema kekecewaan dan “Walk Away” seperti pada bait …to Believe, then I’ll just walk away (and let you go). Namun sayang sekali saya harus terjegal minor grammatical error pada line sebelumnya …to be able to retrace the trully purposes” (should be true purposes).  Masih ada grammatical error yang bisa ditemukan pada lirik-lirik di album ini, tapi nampaknya kalian harus mengeceknya sendiri untuk mengetahuinya, dan sebuah pr yang perlu diperhatikan untuk rilisan berikutnya bagi Write The Future.

Sekali lagi perlu saya bilang aransemen brilian yang mampu menempatkan loud and soft dynamic dengan baik mengubur semua minor errors ini. Gusti Agung sebagai penjaga tempo benar – benar bekerja keras dengan tempo yang naik turun di hampir semua lagu, dan berhasil dengan baik. Berlanjut ke lagu berikutnya yaitu “Drawing Line” yang bertema ketidakpastian dan optimisme yang harus melalui kepedihan. Tempo yang lebih lambat dari “Cherish” seakan memberi jeda nafas panjang sebelum masuk ke “Changing Pace”. “Changing Pace” yang kencang ,  dimotori dengan d-beat,  sebagaimana lampu hijau untuk melaju kembali. Terdengar background shout juga di chorus kedua ibarat sebuah inner conscience voice yang hendak menyeruak.  Di album ini Write The Future mampu memberikan aransemen yang adventurous daripada pop-punk pada umumnya di Indonesia, dengan back choir yang terasa ramai, dengan chord yang tidak melulu mengandalkan jurus 3 chords, dengan influence Into It Over It yang sedikit twinkly, dan Knuckle Puck yang penuh feels yang angsty yang diimplementasikan pada vokal Dandy yang naik turun, tidak konstan berteriak, mensimulasikan kondisi orang berbicara dengan intonasi naik dan turun, semua itu bisa dicermati di  “Can’t Compete”, “Narrow” dan “Constant”. Kemudian,  semua kekencangan itu ternyata harus di handbrake-iya handbrake motor-pada lagu “Cope” yang murni diisi gitar akustik dan vokal yang bisa dimainkan saat di perkemahan maupun saat nongkrong di warkop. Akhirnya album ini diberi klimaks dengan dua lagu, “Write You Off” yang juga merupakan single andalan mereka yang disebar di linimasa media sosial (masih bertema move on dan menghapus masa lalu) dan “Relieve” -yang juga masih bertema move on– Ibarat setelah berlari-lari dan istirahat sebentar akhirnya diakhiri dengan ‘lega’ alias “Relieve. Album yang jaran (kuda, dalam bahasa Jawa) memang, dengan aransemen yang over the top, mixing dan mastering yang mantab dan vocal grain yang lain daripada band pop-punk pada umumnya (di Indonesia) sehingga grammatical error itu bisa menjadi faktor yang terabaikan. Saya sarankan untuk diputar saat berkendara dan jogging atau saat sulking di atas tempat tidur, bahkan bisa jadi soundtrack jogging disaat sedang kecewa?

admin

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>