Sal Priadi Rilis “KULTUSAN”

"Penanda Awal Karir Sal Priadi di Skena Musik Indonesia"

Teatrikal dan puitis adalah dua kata yang mungkin bisa disandingkan ketika pertama kali mendengar rilisan single perdana Sal Priadi dibawah naungan GZZ records bertajuk “Kultusan” ini.Teatrikal dan puitis adalah dua kata yang mungkin bisa disandingkan ketika pertama kali mendengar rilisan single perdana Sal Priadi dibawah naungan GZZ records bertajuk “Kultusan” ini.

Lewat liriknya yang dramatis, lugas dan mungkin asing diterima bulat bulat oleh telinga, Solois berusia 25 tahun ini, berusaha memberi jawaban untuk siapapun yang bertanya tanya, mengapa selalu ada maaf dan pengampunan untuk kekasih yang bisanya hanya mematahkan hati.

Lengkap dengan string arrangement yang dibantu oleh Mahatamtama dan Derry Haudin dari Coldiac, suara serak dan lirik yang puitis, Kultusan mungkin akan mengingatkan kita pada scoring film film drama cinta indonesia, seperti Ada Apa Dengan Cinta, Dealova, atau bahkan Badai Pasti Berlalu.

“lagu ini penting banget buat saya, lagu yang pertama kali saya tulis, 4 Tahun yang lalu, sebelum punya keberanian seperti sekarang ya cuma bisa diputar dikepala, kadang muncul saat minum anggur bersama kawan, atau bahkan dipanggung ala kadarnya dengan penonton yang bahkan tidak mengenal saya”

Mulai mengunggah karyanya di Soundcloud pada tahun 2015, Sal Priadi mengaku menemukan keberaniannya disana setelah tak disangka, unggahan lagu dengan alat rekam sederhana yang dia lakukan sendiri di rumah mampu menggaet banyak pendengar, di kanal youtubenya yang diberi nama Sanctuary of a Broken Heart Man, sal juga kerap mengunggah videonya bernyanyi dan membacakan beberapa tulisannya

“Kultusan jadi langkah awal, semacam komitmen untuk saya supaya nggak pernah berhenti bikin karya. tanpa perlu banyak mikir dan takut untuk memperdengarkannya di depan banyak orang, mudah mudahan temen temen dengerin karya saya terus karena dengan itu saya hidup, harapan saya juga lewat karya saya, saya mungkin bisa membuat kalian tetap hidup”

Sejak dirilis tanggal 22 desember 2017 ini, kultusan akan bisa dinikmati di seluruh music streaming service, mulai Spotify hingga JOOX, Itunes hingga Tidal.
Kalau boleh mendengar saran Sal Priadi, lagu ini baik dinikmati dengan luka dan anggur, dan kemanapun angin serta lamunan akan membawamu pergi, selamat menikmati!

E-mail : zikysigit@gmail.com // gzzrecords@gmail.com
Spotify : https://goo.gl/ycNE2t
Instagram : instagram.com/__________saldi/
Soundcloud : https://soundcloud.com/salpriadi
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCmZYpg307e0rHF-Vick9TFA

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close