Review: YOUNG SAVAGES – 2000’s Kid

"Representasi musisi Kids Jaman 2000 di Malang"

Young Savages merupakan unit indie rock yang diperkuat oleh Adin (vokal), Rian (gitar), Bintang (gitar), Nanda Eka (bass), dan Prismadifta (vokal & keyboard). Setelah lama digodok di dapur rekaman akhirnya full album mereka bertajuk 2000’s Kid rilis juga. Young Savages adalah representasi generasi musisi Indie-rock 2010 yang ada di Malang. Sempat disebut – sebut di review sebagai surf pop dan emo, Young Savages tidak mempedulikannya dan dengan percaya diri terus melangkah hingga berbuah album 2000’s Kid rilisan Frekuensi Record yang sempat merilis Remissa.

Berbekal sound dari era Madchester 90an diramu indie rock millenial ala Tribes dan Cage The Elephant, Young Savages merupakan salah satu band yang menonjol di antara kepungan band indie pop berbau folk maupun pop jazz di Malang. Album ini dibuka dengan track ceria dan vibrant tentang gadis malam yaitu Nighty Girl. Berlanjut ke Sahara, lagu yang satu – satunya ditulis dalam bahasa Indonesia, bertema sendu. Kemudian yang juga title album ini 2000’s Kid dibuka mesra dengan riff ala merseyside menegaskan kembali pengaruh british band ini.

Berlanjut ke track sedikit trippy berjudul Highway High ala madchester dengan twang mewarnai disana sini. Masuk ke favorit yaitu Goldfish dengan harmoni vokal Adin dan Difta yang pas. Lalu Heal It dengan bassline motorik yang pas dengan rata – rata heart rate manusia. Untuk yang lain adalah lagu Clown yang dirework dengan tempo yang lebih kencang dan pas, lalu lagu Everything Is In Between yang super sendu. Diwrap dengan track lo-fi Hide and Seek.

Young Savages memberikan kerja bagus dengan menata playlist menurut naik turun emosi. Tidak naik konstan tantrum maupun turun depresif. Jika kalian butuh penyegaran dari band – band “indie” yang itu – itu aja here’s the Young Savages.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close