Ranger Merah: Ketika Garangnya Hardcore Bertemu Cita Rasa Kuliner.

Hardcore adalah genre yang identik dengan kesan keras, kencang dan garang. Namun, Ranger Merah, sebuah proyek hardcore asal Malang mencoba membalut citra tersebut dengan isu yang terbilang jarang diangkat pada ranah musik; kuliner tradisional Indonesia. Proyek solo dengan moniker Ranger Merah melabeli genre mereka dengan Indonesian Traditional Culinary Hardcore (ITCHC), sebuah label yang unik dan mengusik kita untuk tahu lebih tentang musik-musik karyanya. Beberapa waktu lalu, Ranger Merah melepas single pendek berjudul “Nasi Bakar” dan menyusul setelahnya “Nastar” dengan jeda waktu rilis yang tidak panjang dan juga dibarengi dengan diluncurkannya pula video teaser single tersebut di Instagram.

Konsep berbalut kuliner dipilih oleh Ranger Merah karena Ranger merah sendiri tumbuh di lingkungan yang sarat akan kuliner tradisional dan orang-orang yang berkecimpung di dalamnya.  “Kami memilih tema kuliner sebagai benang merah pada lirik-lirik kami karena makanan adalah hal yang enak, selain tidur dan pup (baca: buang air). Saat kita makan, kita sejatinya juga menjadi buas, karena kita hanya mementingkan perut kita sendiri” ujar Ranger Merah ketika menjelaskan tentang musiknya.

Dengan dirilisnya single pendek dan video teaser “Nasi Bakar” dan “Nastar”, Ranger Merah berharap dapat menyampaikan buah pikiran akan kecintaannya pada musik serta kuliner dan karya-karyanya itu bisa diterima oleh masyarakat secara luas. Untuk kedepannya, Ranger Merah berencana akan launching kedua single tersebut setelah Lebaran, karena suasana Lebaran tidak lepas dari banyaknya masakan yang tersaji. Ranger Merah akan terus menelurkan karya yang sedap didengar, sesedap masakan-masakan yang menjadi inspirasi mereka.

Video Teaser Ranger Merah  – “Nasi Bakar.”

Video Teaser Ranger merah – “Nastar”

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close