Noh Salleh Live At Houtenhand Garten

"Bakat - Bakat baru bersinar di tour Angin Kencang 2017"

17 desember lalu Houtenhand Garten kembali kedatangan tamu dari jauh. Setelah Rio Satrio tour mempromosikan karyanya kini dari negeri jiran Noh Salleh tampil di asrinya Houtenhand Garten dalam tajuk Angin Kencang tour 2017.

Noh Salleh adalah penyanyi dari Malaysia yang sebelumnya tergabung di grup MIX dan Hujan!. Kini ia mempromosikan albumnya yang berjudul Angin Kencang yang ikut dibantu oleh Raymondo Gascaro, Ade Paloh dan Adink. Turut memeriahkan pula Oddy Satya dan Sal Priadi.

Venue acoustic session di Houtenhand kali ini ditempatkan di kebun yang didekor dengan pot – pot tanaman dan baling – baling kertas, sebuah dekor tematik yang mereprentasikan angin sesuai tajuk acara hari itu. Venue sudah mulai ramai sejak jam 19.00 nampaknya antusiasme penikmat musik Malang terbilang baik terhadap Noh Salleh.

Oddy Satya at Angin Kencang

Acara mulai jam 20.30 dengan Oddy Satya. Solois yang sering terlihat bersama grup seperti Skarasa dan Dizzyhead ini mulai bermain solo sejak beberapa tahun lalu sekitar 2015an. Ia membawakan 5 lagu original bernafas Indie Folk sedikit sendu dan satu lagu Efek Rumah Kaca “Cinta Melulu”. Oddy juga sedang dalam proses rekaman album solo pertamanya.

Sal Priadi at Angin Kencang

Sesi kedua diisi oleh Sal Priadi atau yang sering dipanggil Ziky. Jika kita sering melihatnya bermain solo dengan gitar akustik kali ini ia bersama beberapa additional dari Derry dan Tama Coldiac pada gitar dan piano, dua penyanyi latar dan Angga Kurapicto Cellist yang sering menemani Oneding dan Christabel Annora di strings section. Ia membawakan Sjovia, Dikultuskan dan Melebur Semesta. Dalam balutan aransemen yang bernuansa soundtrack Ada Apa Dengan Cinta dan Dealova. Dengan lagu – lagu seputar hubungan psikis dan fisik, broken heart dan sakit hati, Sal Priadi tampil menjiwai seakan menusuk jiwa – jiwa yang sedang lara dan mengundang memori yang pedih akan masa – masa lampau. Format seperti ini menjadikan musik Sal Priadi lebih berisi dan teatrikal sehingga makna lagu menjadi lebih “vivid” untuk diresapi. Ia juga akan merilis allbum full secara digital pada tanggal 22 Desember ini.

Noh Salleh at Angin Kencang

Sesi ketiga tiba juga. Noh Salleh tampil sendiri, seakan mencerminkan jiwa DIY yang juga ia jaga selama tour Angin Kencang ini. Dengan efek dan gitar akustik sederhana, ia mengejawantahkan 8 lagu di albumnya seperti Sang Penikam dan Angin Kencang. Suaranya lantang menembus kerumunan penonton yang ramai mengelilingi venue sederhana yang didekor asri. Dari pembawaannya menyapa penonton terpancar kepribadian yang humble, ramah dan hangat sehangat lagu – lagunya.

Noh Salleh Photo by Srawung Media (8)

Setelah acara selesai, penonton pun mengerumuni lapak cdnya dan antri untuk berfoto dengan dia. Ini sebuah sinyal baik untuk skena Indie Pop Malang bahwa musisi Malaysia saja rela tur swadaya ke Malang mempromosikan albumnya dan bahkan disambut dengan baik, bukti bahwa Malang sudah dianggap menjadi destinasi tur Internasional. Dari Angin Kencang Tour 2017 chapter Malang pun bakat – bakat baru juga mulai menampakkan sinarnya, melangkah menuju regenerasi blantika musik kota Malang yang lebih baiki.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close