IKSAN SKUTER MERILIS VIDEO KLIP “BAPAK”

“Hanya Angkuh Sebagai Lelaki Dewasa”

– lirik “Bapak” Iksan Skuter

 

Setelah sebelumnya dikejutkan dengan pemilihan puisi yang akhirnya menjadi bagian album ke-enam Iksan Skuter, malam ini konsep kolaborasi tersebut melahirkan sebuah cerita pendek dalam video klip “Bapak” salah satu lagu di album “Gulali” Iksan Skuter.

Berbeda dengan lagu-lagu Iksan Skuter sebelumnya, yang konsisten berbicara persoalan kesadaran kemanusiaan bersosial juga lirik yang serba paradoksi tentang ketidaksesuaian dalam Negara ini. Pada lagunya “Bapak” Iksan skuter kembali memberi ambience baru tanpa menghilangkan kesan hangat dalam irama lagunya.

“Iya, jadi memang konsep kolaborasi ini sengaja kami buat untuk mempertemukan banyak karya di album baru, terlebih secara lirik agar lebih Fresh. Dan Lagu “Bapak” adalah sebuah cerita cinta sederhana, hangat, antara anak dan orang tuanya. ” Tutur Iksan Skuter

Dalam lagu “Bapak” ini, Iksan Skuter berkolaborasi dengan puisinya Bagus Setyawan atau celotehrenyah. Yang di dalamnya bercerita tentang perasaan jujur seorang anak yang sebenarnya tidak ingin menciptakan jarak dari Ayahnya, perasaan rindu, dan kedekatan emosional yang lain. Fenomena ini memang seringkali terjadi antara Ayah dan Anaknya. Juga terjadi pada Bagus Setyawan, sebagai penulis lirik, “Saya tidak terlalu dekat dengan Bapak, meskipun masih ada obrolan diantara kami. Ya dari ngobrol dengan ibu, lalu ibu menceritakannya kepada bapak. Dan ibu menjawab apa yang menjadi pertanyaan bapak tentang saya. Ini puisi dari catatan saya ketika dalam perjalanan kembali dari rantau 2016 lalu. Senang sekali tulisan saya bisa terpilih dan bisa jadi lagu, dan hasil musik mas Iksan Skuter sungguh luar biasa. Mudah-mudahan bisa berkolaborasi lagi.” Jelas Bagus Setyawan.

Iksan Skuter juga menjelaskan perihal kesan dalam konten lagu “Bapak”, bahwa dengan lagu dan video singkat ini, kita berharap bersama-sama dapat mengingat ada hal yang seringkali dilupakan seseorang. Peran orang tua di balik kesuksesan seseorang.

Dalam video yang berdurasi 4 menit 44 detik ini, tokoh ‘bapak’ diperankan oleh Bedjo Sandy seorang Performing Art, tokoh ‘anak laki-laki’ diperankan oleh Fernanda Raka, dan tokoh ‘Ibu’ diperakan oleh Seyhan Zuleha. Video ini terkesan sangat dramatis, seirama dengan judul albumnya “Gulali” yang berarti “Manis”.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close