Grow Rich: Wajah Lama, Nafas Baru

Cash to Kyodo by Grow Rich

Oyi a.k.a Abdur Rohim Latada, mungkin banyak orang mengenalnya dari band hardcore punk Nervous Breakdown dari Jakarta. Ada pula orang yang mengenalnya dari Ultra Enigma, sebuah band new wave punk dengan satu rilisan EP berjudul Anti Appeasement Policy. Adapun monikerlainnya bernama Hardcore Punk yang kadang berkarya dengan musik electro di teriris tipis/suatu pagi di jakarta timur single, kadang berbalut post-hardcore di single Husky Time Traveler/Television City Scream dan Television City Dream. Avid football fans dan world war II enthusiast, Oyi selalu menyisipkan tema bola maupun perang dunia kedua di tiap lagunya. Kali ini ia membuat moniker baru dengan nama Grow Rich. Berbekal satu album berjudul Cash To Kyodo yang berisi satu lagu berjudul The Rise of Manchester United, Grow Rich melaju pasti dengan balutan manisnya Indie Rock ala inggris 90an seperti My Vitriol, Amusement Parks On Fire maupun Teenage Fanclub atau mungkin ala USA seperti band The Black Watch.

Kali ini dengan mixingan lebih terpoles, vokal penuh bubuhan chorus dan chord – chord mayor, The Rise of Manchester United memberi kesan positif dan hype daripada moniker – moniker terdahulunya yang eksperimental maupun punk. Lagu ini jika diputar dalam perjalanan berkendara, bisa saja membuat pendengar berseru “WOOHOO” tanpa sadar, jadi berhati – hatilah. Bagi yang sedang sedih, lagu ini mungkin bisa menjadi moodbooster yang cocok. Dari press release yang diterima Srawung Media, Abdur Rohim Latada, ternyata membuat sendiri kompisisi dan lirik dari Grow Rich, serta mengisi lagu ini dengan vokalnya sendiri, bisa dibilang sebuah solo projek lagi setelah proyek Hardcore Punk. Disamping itu, dengan gelombang kebangkitan Indie rock seperti Collapse, Barefood (yang baru saja rilis album baru), Skandal, Nerv.ous Dizzyhead, dan The Cottons, kehadiran Grow Rich nampak seperti sebuah penyegaran bioma 90s alternative dari ekosistem indie rock ini. Mungkin saja Grow rich bisa menjadi anggota penting di bioma ini. Tapi siapa tahu Grow Rich akan menyajikan hal yang berbeda dari lagu ini, karena Oyi yang mengaku free spirited ini tidak terpaku pada satu gaya bermusik saja, Ia juga menggemari Punk Rock, Indie Rock, Pop Music, Hardcore, Hiphop, Funk, Heavy Metal, Blues, dan Jazz. Maka dari itu, kita nantikan saja rilisan Grow Rich selanjutnya

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close