A Life Story Of My Beautiful Life

"Pesta Rilis single baru "Hilang" dan "Chapter III"

20 November 2017 adalah hari senin, tepat acara Blue Monday, sebuah acara reguler yang diadakan Legipait sebuah coffeeshop yang terkenal sebagai melting pot musisi, seniman dan mahasiswa di Kota Malang. Blue Monday kali ini adalah Blue Monday spesial dalam rangka rilisnya single “Chapter III” dan “Hilang” dari band Indie Pop senior My Beautiful Life. My Beautiful Life adalah salah satu band Indie Pop yang ikut mewarnai kancah indie pop di Malang sekitar dekade 2000an awal, bersama The Morning After, The Illusion, Idiot Bob, Andjoeran Pengoeasa, Hectic, Fan, Banana Co, PEKA dan KEE bersliweran di gigs – gigs independen Kota Malang.

My Beautiful Life juga salah satu alumni ukm musik di Universitas Negeri Malang Opus 275. Bisa dibilang My Beatiful Life adalah band Indie Pop yang bertahan berkarya dan tampil di panggung – panggung Kota Malang sampai saat ini yang berasal dari era – era keemasan tersebut. Formasi mereka pun berganti – ganti sampai pada akhirnya sekarang diisi oleh Dicky(gitar), Eka (Bass), Noorman (vokal), Ayu (drum) dan Oneding (gitar).

Bertajuk “A Life Story of My Beautiful Life”, MBL (begitu mereka sering disebut) ditemani oleh Closure, sebuah band post punk yang sedang menjadi perbincangan hangat di skena indie pop Jakarta dan Malang, baru saja mengeluarkan EP berjudul Journey dan single split bersama Strangeways berjudul Warehouse. Selain Closure, MBL juga ditemani Bambang Iswanto, seorang vokalis yang tidak asing lagi di publik Malang dengan bandnya yaitu The Morning After. Hadir juga Alfan, salah satu model video klip dari “Pulang” yang dulu masih SD kini sudah kuliah semester awal. Blue Monday kali ini diliputi hujan yang sempat menunda beberapa menit perhelatan sederhana ini. Setting alat juga terkendala basahnya venue yang rawan akan konsrleting. Tapi berkat kru Legipait yang sigap semua bisa diatasi.

Closure at Legipait

Sesi pertama diawali oleh Closure, kali ini dengan format akustik. Lagu – lagu seperti Warehouse, Slow Drive dan Forest menjadi sedikit berbeda dalam kemasan namun spiritnya masih terasa post-punk yang berbalut aura gloom yang tipis. Bahkan lagu baru seperti I’m A Travelling Man menjadi terdengar klasik dengan efek yang minimalis namun dengan tone classic late 80s.

Bambang Iswanto at Legipait

Sesi kedua ada Bambang Iswanto, membawakan lagu – lagu dari The Morning After, versi stripped down acoustic. Walaupun tidak dalam full band, tidak mengurangi nuansa bittersweet dari lagu – lagu tersebut. “#1” dan “Jelajah” tidak terasa luntur kegagahannya, menembus gerimis yang turun malam itu. Dekorasi awan – awanan juga menambah atmosfir hangat di Legipait.

My Beautiful Life at Legipait

Akhirnya yang punya gawe pun tampil. Panggung pun mulai kering karena langit mulai mereda dari hujan. “Heaven” membuka dengan apik tepat bersamaan terbukanya langit dari kepungan awan mendung. Disusul “Sepasang” dan “Gulita” track romantik yang bisa diinterpretasikan apa saja, entah pasangan atau Tuhan sebagai pelita yang menerangi di dalam gelap gulita.

Photo By hendisgorge (5)

Kemudian masuk track yang dirilis dimainkan, yaitu “Hilang”. Lagu ini juga didedikasikan untuk almarhum Cak Sur, seorang sound engineer kenamaan Kota Malang yang sudah bak keluarga selalu mengikuti band – band Malang di balik FOH hampir di setiap kesempatan mereka bermain. Menyusul “Chapter III” yang saya kira juga sebagai penanda matangnya band ini dalam sound dan jam terbang. Ia mungkin terasa influence Pure Saturday, The Sundays maupun band – band Sarah Records yang kala itu di tahun 90an dan 2000an berjaya di perputaran playlist anak “Indie” Indonesia. Namun My Beautiful Life membuat sound – sound tersebut menjadi milik mereka sendiri dengan ciri khas mereka sendiri sehingga orang ketika mendengar “Hilang” maupun “Pulang akan langsung tertuju pada nama “My Beautiful Life”

Acara A Life Story Of My Beautiful Life ini berlangsung intim dan mesra, penonton sampai berdiri di luar pagar yang notabene adalah perempatan jalan, dan sesekali ada pengendara yang berhenti sejenak untuk melihat My Beautiful Life dari kejauhan. Venue Legipait ini mungkin cramped dan akan terasa crowded jika ramai orang tapi semangat keakraban selalu muncul jika Blue Monday hadir setiap senin dan beruntung lah My Beautiful Life menjadikan Blue Monday kala itu bagian dari lifestory mereka.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close